Masa SMA,
Saatnya Untuk Memilih!
Masa-masa SMA adalah masa dimana seseorang beranjak dari remaja menuju dewasa. Akan timbul banyak perubahan dari diri kita. Mulai dari tingkah laku kita yang mulai dewasa sampai kepada pemikiran kita yang semakin jauh kedepan. Di masa-masa SMA inilah kita menemukan begitu banyak perubahan. Lingkungan kita yang dulunya terbatas pada teman-teman sebaya, kini kita di kenalkan kepada dunia luar, kita diajak berinteraksi dengan orang banyak untuk mencari berbagai pengalaman yang nantinya akan sangat kita butuhkan.
Dan diakhir SMA ini kita akan mengenal bangku perguruan tinggi. Ya. Disebut perguruan tinggi karena memang disanalah kita mencapai pendidikan tertinggi, taraf terakhir kita dalam "belajar" sebelum kita mulai untuk "mencipta". Dalam perguruan tinggi ini kita di ajarkan untuk menentukan tujuan hidup kita. Kemana arah kaki kita melangkah. Dan kemana pikiran kita bermuara.
Begitu banyak tujuan berkecamuk dalam pikiran kita. Begitu banyak ide dan cita-cita yang hendak diwujudkan. Tapi, pada akhirnya kita perlu memilih satu diantara sekian ribu pilihan. Dan di SMA inilah kita memilih.
Dalam menentukan pilihan memang sulit. Hal tersulit dalam hidup ini adalah mencoba untuk ikhlas dan menentukan pilihan. Dua hal itu sudah terbukti membutuhkan kerja tidak hanya dari fisik kita tapi juga batin kita.
Dalam menentukan pilihan, selalu hadir kebimbangan. Bimbang inilah yang dapat membuat kita salah jalan, salah dalam memilih. Begitu kita merasa bimbang, kita akan cenderung putus asa dan memilih apa yang ada di depan mata, tanpa tahu apa yang ada di belakang mata. Mata memiliki 2 sisi, depan dan belakang. Sisi depan adalah hanya 20% dari apa yang kita lihat, sedangkan sisi belakang adalah 80% dari apa yang kita lihat.
Untuk membuka 80% itu yang diperlukan adalah sabar dan rasional. Orang cenderung tidak sabar dalam menentukan pilihan. Mereka ingin masalah cepat terselesaikan dan membuat segalanya terlihat mudah meski pada akhirnya akan menjadi rumit. Sedangkan waktu lebih suka menunggu. Dengan menunggu kita bisa melihat apa yang akan terjadi selanjutnya, dengan begitu kita akan lebih tahu potensi dalam diri kita. Menunggu memang hal yang membuang waktu. Saya tidak bermaksud menganjurkan anda menunggu, tapi bersabar, dalam arti pikirkan baik-baik keputusan anda. Selama waktu masih banyak, untuk apa membuat keputusan yang mendadak, bukan?
Yang kedua adalah rasional. Banyak orang bertindak irasional karena pikiran mereka yang tidak rasional. Beberapa dari mereka mungkin berpikir terlalu pendek, tidak memikirkan dampak dan akibatnya di masa mendatang dalam memilih suatu pilihan. Tapi, beberapa yang lain berpikir berlebihan. Terlalu takut untuk memilih. Takut gagal di kemudian hari. Keduanya adalah tidak rasional.
Kita tidak perlu takut untuk memilih, tapi juga jangan gegabah dalam memilih masa depan. Karena jika kita salah langkah sekali saja, semuanya akan hancur berantakan, dan anda hanya akan diam atau mungkin menangisi semuanya. Jadi, tentukan pilihan anda baik-baik dari sekarang!
By:Arina(05)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar